Warta  

Lihat Kondisi Terbaru! Desa Miliarder Di Tuban Kini Resah dan Gelisah

Desa Miliarder

Setelah viral dengan desa miliarder di Kabupaten Tuban , Jawa Timur kini warga Desa Sumurgeneng dan Desa Wadung, Kecamatan Jenu resah dengan datangnya sales marketing dari berbagai perusahaan untuk menawarkan barang dan jasa. Untuk itu warga bersama Pemerintah Desa Wadung memasang spanduk larangan terhadap sales marketing masuk kampung serta berinteraksi dengan warga

Selain membuat resah warga, serbuan sales itu dikhawatirkan berpotensi memicu penyebaran dan penularan virus Covid-19. Karena itu, warga bersama pemerintah desa memasang spanduk larangan terhadap sales marketing masuk kampung serta berinteraksi dengan warga.

Warga Resah

“Adanya orang tidak dikenal yang banyak datang ke desa kami ini membuat warga resah dan takut karena berpotensi terjadinya tindak kejahatan. Untuk itu, kami mengimbau ke masyarakat agar tamu dilarang masuk ke desa,” katanya, Minggu (28/2/2021)

Banyak Sales dan Sumbangan

Banyaknya aktivitas sales dan marketing dari berbagai produk dari luar daerah, termasuk permintaan sumbangan dengan mengatasnamakan yayasan, sangat mengganggu warga di desanya. Untuk itu pihak Pemerintah Desa Wadung telah berkoordiasi dengan Forpimca Jenu, terkait kedatangan para sales dan marketing tersebut.

Banner Larangan Sales dan Sumbangan Masuk

“Bagi tamu dari luar desa yang ingin masuk ke Wadung, kami harapkan mendapat ijin dari Forkopimca Jenu. Sekaligus menunjukkan surat sehat dari tim kesehatan dan bersedia mematuhi protokol kesehatan selama berkunjung,” kata Sasmito.

Selain pemasangan banner larangan sales dan marekting, di desa miliarder tersebut juga ada imbauan untuk warga desa agar lebih waspada dan berhati-hati terhadap penawaran investasi yang belum jelas, yang dimungkinkan berpotensi menimbulkan penipuan