Tekno  

Ecommerce Adalah Wadah Belanja Online di Era Kepraktisan

Ecommerce Adalah
unsplash.com

Ecommerce adalah perdagangan elektronik atau perdagangan online yang belakangan ini tengah dielu-elukan masyarakat. Perdagangan ini melibatkan pertukaran informasi elektronik dan pembayaran elektronik untuk melakukan transaksi bisnis.

Namun ternyata, cakupan e-commerce sangatlah luas. Bahkan kini  telah berkembang pesat seiring dengan kemajuan teknologi dan penggunaan internet yang semakin luas.

Arti Ecommerce Adalah

Menurut Kenneth C.Laudon dan rekannya, Jane P.Laudon, pengertian ecommerce adalah proses transaksi antara pembeli dan penjual terhadap beragam produk via elektronik, yang terjadi antar perusahaan.

Sedangkan menurut pendapat Ravi Kalakota dan Andrew B. Whinston, e-commerce mengandung pengertian aktivitas berbelanja online yang mengandalkan koneksi internet serta menggunakan uang digital sebagai transaksi pembayarannya.

Lain lagi menurut Jony Wong, bahwa e-commerce mengacu pada kegiatan jual beli dan pemasaran berbagai produk dan jasa via sistem elektronik.

Berbagai Jenis Bisnis E-Commerce

Berdasarkan jenis transaksi, e-commerce terbagi menjadi:

  • B2B, e-commerce business to business, yakni bisnis e-commerce di mana pelakunya memiliki kepentingan bisnis yang sama. Kegiatannya berkesinambungan. Kita sering menyebutnya sebagai transaksi antara dua bisnis. Aktivitasnya berupa contoh penerapan B2B adalah Ralali.com.
  • B2C (business to consumer) yaitu e-commerce antara pelaku usaha dan konsumen. Aktivitasnya berupa penjualan langsung kepada konsumen akhir. Contoh pelaku B2C adalah Blibli.com. Platform ini berkembang pesat sebab dukungan marketplace dan website yang menyediakan produk kebutuhan masyarakat.
  • C2B atau consumer to business. Ecommerce ini kebalikan dari B2C, dimana penjual adalah pengguna B2C, sedangkan pembeli adalah perusahaan. Mudahnya, konsumen menyediakan barang atau jasa kepada bisnis, dan umumnya memiliki perantara.
  • Jenis ecommerce berikutnya adalah ecommerce administrasi publik yang melibatkan pemerintah. Kita sering menyebutnya dengan istilah B2G, yaitu business to government. Sesuai namanya, ecommerce adalah bisnis menjual produk atau layanan kepada pemerintah. Dalam prakteknya terbagi menjadi B2A dan C2A.
  • Terakhir ada e-commerce O2O, online to offline. Pihak perusahaan akan melakukan pendekatan khusus ke pihak konsumen.

Metode Pembayaran

Meski sebenarnya ada banyak metode pembayaran, tetapi secara umum hanya ada 3 metode. Bisa secara elektronik, transfer, maupun cash on delivery (COD).

Keuntungan E-Commerce

Bagi pebisnis, e-commerce memberikan keuntungan berupa:

  • Jangkauan pemasaran lebih luas, tanpa ada batasan geografi.
  • Pelayanan sepanjang waktu karena buka pelayanan 24 jam/7.
  • Biaya operasional dan promosi lebih murah.

Adapun keuntungan ecommerce bagi konsumen antara lain adalah:

  • Kemudahan bertransaksi.
  • Pilihan produk bervariasi.
  • Bisa membandingkan harga tanpa harus mengunjungi toko fisik, dan
  • Harga lebih terjangkau.

Tantangan Bisnis E-Commerce

Keuntungan yang diberikan sebanding dengan tantangan yang harus dihadapi kedua belah pihak. Tantangan tersebut meliputi:

  • Munculnya scam atau penipuan.
  • Besar kemungkinan terjadi pencurian data dan informasi.
  • Muncul gangguan internet.
  • Belum ada hukum yang jelas untuk melindungi penjual dan konsumen.
  • Penyalahgunaan promosi dari pihak penyelenggara e-commerce, dan
  • Kemungkinan bisa terjadi akses tanpa otorisasi ke akun para pengguna. Misalkan saja kejahatan hacker yang membobol akun pengguna e-commerce dan melakukan pembelian.

E-commerce telah berkembang pesat seiring dengan kemajuan teknologi dan penggunaan internet yang semakin luas. Orang menganggap e-commerce sebagai prioritas dalam memenuhi kebutuhan.

Hal ini berkat dukungan kecepatan akses, lebih efektif waktu dan budget, dan stok lebih bervariasi. Di era digital, setiap orang mendambakan sebuah kepraktisan dan mereka mendapatkannya melalui e-commerce.

Meski ecommerce adalah perdagangan elektronik yang telah menjelma sebagai kebutuhan utama, tetapi tidak terlepas dari berbagai tantangan. Jadi, baik pelaku e-commerce maupun pengguna harus siap menghadapinya.